Berita

DIRJEN BUDAYA KEMENDIKBUD GAGAS MUATAN LOKAL JAWA TIMUR
20 Apr 2013, 01:07:00 PM - Oleh : reni

Melatar belakangi adanya realita peserta didik sekarang belum mengetahui benar budaya serta pembentukan karakter generasi penerus bangsa dalam mengenali, memahami, menghargai, dan mengaktualisasikan budayanya, maka Dirjen Budaya menggagas muatan lokal budaya di Jawa Timur.

Penggagasan Muatan Lokal Jawa Timur, dibahas Kamis (12 April 2013) berlangsung di Ruang Melati Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur, Jl. Gentengkali 33 Surabaya dan dihadiri kepala bidang dan kepala UPT yang ada di lingkungan Dinas Pendidikan Jawa Timur.

Samsul Hadi dari Direktorat pembinaan dan kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa dan tradisi, Direktorat Jenderal Kebudayaan Kementerian Pendidikan, menyatakan Penggagasan muatan lokal tersebut akan dikemas menjadi suatu bahan ajar Modul Pengetahuan dan Ekspresi Budaya Tradisional (PTEBT) berbasis muatan lokal.

Modul PTEBT dirancang dalam situasi yang tepat untuk memperkuat pelaksanaan kurikulum 2013 yang lebih apresiatif terhadap perbedaan karakteristik budaya masyarakat menuju Bhineka Tunggal Ika.

Tujuan penyusunan Modul Pengetahuan tradisional dan Ekspresi Budaya Tradisional berbasis muatan lokal ini diantaranya: 1) Melestarikan nilai-nilai luhur warisan budaya Indonesia yang terkandung dalam pengetahuan tradisional dan ekspresi budaya tradisional sehingga dapat memperkuat karakter dan jati diri bangsa terutama generasi muda. 2) Meningkatnya pengetahuan tenaga pendidik dan peserta didik/siswa terhadap pengetahuan tradisional dan ekspresi budaya tradisional Indonesia. 3) Memiliki bekal kemampuan dan keterampilan serta pengetahuan mengenai daerahnya yang berguna bagi dirinya maupun lingkungan masyarakat pada umumnya dan 4) Penguatan sikap dan perilaku yang selaras dengan nilai-nilai/aturan yang berlaku di daerahnya, serta melestarikan dan mengembangkan nilai-nilai luhur budaya (PTEBT) setempat dalam rangka menunjang pembangunan kebudayaan nasional.

Penyusunan Modul Pengetahuan Tradisional dan Ekspresi Budaya Tradisional Berbasis Muatan Lokal meliputi : a) Upacara tradisional yang berkaitan dengan peristiwa alam, b)Upacara daur hidup, c) Cerita Rakyat, d) Permainan Rakyat, e) Ungkapan tradisional, f) Pengobatan tradisional, g) Makanan dan minuman tradisional, h) Arsitektur tradisional, i) Pakaian tradisional, j) Kain tradisional, k) Organisasi Sosial, l) Kesenian Tradisional, m) Pengetahuan dan Teknologi Tradisional, n) Kearifan lokal.

Rencana pelaksanaan PTEBT berbasis muatan lokal dilaksanakan dalam jangka waktu 5 tahun (2013 s.d 2017) terdiri dari 6 claster yaitu: a) Nangroe Aceh Darussalam (Aceh), b) Sumatera Utara, (Batak), c) Sumatera Barat, (Minang), d) Kepulauan Riau, (Melayu), e) Kalimantan Selatan, (Banjir), f) Kalimantan Timur dan Kalimantan Barat (dayak), g) Sulawesi Selatan, (Bugis), h) Sulawesi Utara, (Minahasa), i) Nusa Tenggara Barat, (Sasak), j) Bali, k) Nusa Tenggara Timur, l) Jawa Barat (Sunda), m) Jawa Tengah (Jawa), n) Jawa Timur (Tapal kuda/Arek), o) Ambon dan p) Papua.

Sebagai percontohan pada program tahun 2013 yaitu penyusunan Modul PTEBT berbasis muatan lokal di wilayah Jawa Timur (Tapal kuda/Arek)



Konten 2 kolom bawah

Copyright © 2012-2014 Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur | DIRJEN BUDAYA KEMENDIKBUD GAGAS MUATAN LOKAL JAWA TIMUR All Right Reserved.